Sebelum saya memulai blog ini, bismillah semoga dapat menjadi awal yang baik dalam menulis postingan pertama pada blog salahlangkah.blogdetik.com ini.

Dalam dunia blog memang aku bukan termasuk orang baru, malah aku termasuk orang lama yang mengenal blog ‘di malhikdua’. Aku pertama kali mengenalnya ketika ada seorang instruktur TI asal Surabaya, Cak Novi yang membangun komunitas blog di sekolah kami, blogmalhikdua.com. Komunitas ini dibangun dengan dasar ide ingin menjadikan siswa-siswi menjadi penulis handal yang mudah berbagi.

Dari blog.malhikdua.com pertama kali aku mengenal blog. Aku, seorang pelajar dengan latar belakang santri gaptek yang takut kyai. Selain itu, aku juga bukan seorang penulis. Kalaupun pernah menulis, paling menulis pelajaran (baca: menyalin atau meringkas). Dan dari sinilah aku mulai berani menulis apa saja, baik cerita, puisi, opini, atau cerita banyolan.

Seorang dikatakan penulis yaitu ketika seorang mampu mengarang, bisa fiksi atau non fiksi. Intinya, mengarang bukan menyalin tulisan (menyadur).

Menulis memang bukan pekerjaan mudah bukan juga pekerjaan yang sulit. Tetapi yang jadi pertayaan bukan mudah atau sulitnya manjadi seorang penulis, malainkan seberapa besar niat untuk menulis dan kapan Anda memulainya?

Kebanyakan mengira menulis itu sulit, padahal mereka belum pernah melakukannya, mengawalinya, atau mencobanya. Meraka mengatakan itu karena mendengar: “Katanya, menulis itu sulit.” (Katanya), kata mereka, kata seseorang. Ingat, jangan percaya dengan katanya, memangnya Anda mau mati tanpa karya hanya dengan kata-kata “katanya”. Menulis sama halnya dengan pekerjaan apapun, menulis juga membutuhkan proses. Tak ada seorang penulis besar bisa menulis dengan satukali mencoba kemudian tulisannya sangat baik. Mereka juga sama, mereka mengawali tulisan mereka dengan tulisan sederhana, jelek, tak terstuktur, tidak padu, dll. Tapi apa yang mereka lakuakan? Mereka membiasakan menulis, sehingga lama kelamaan mereka mampu menciptakan tulisan-tulisan yang bagus, mereka mampu menulis tulisan yang berbobot, dll. So, intinya ketika Anda ingin menjadi penulis, yang harus Anda lakukan adalah Anda harus berani memulainya, sekarang!

“Pada suatu hari aku pergi memancing dikali bersama teman-temanku. Aku membawa pancing beserta umpannya.”

Mungkin Anda masih ingat dengan kata “Pada suatu hari”, ya kata yang sering digunakan oleh anak-anak SD untuk mengawali sebuah cerita ketika mendapat tugas mengarang. Tak perlu malu, itu langkah yang baik. Ketika anda sudah berani mengawali berarti Anda telah melangkah setapak lebih maju sekarang. Ada ingin lebih maju lagi? tulis apapun yang ada dikepala Anda dan nikmatilah, Anda sedang berlayar mengarungi imajinasi Anda.

salahlangkah#1: Jangan pernah mengatakan sulit sebelum mencobanya.


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
Share and Enjoy:
  • Facebook
  • Google
  • Technorati
  • TwitThis
  • Yahoo! Buzz